M.Kom (Magister Komputer)
Baik Sekali (LAM INFOKOM)
3 Semester / 54 sks
Program Studi Magister Teknologi Informasi (MTI) Universitas Nasional (Unas) bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi tinggi dalam bidang Teknologi Informasi, dengan fokus utama pada pengembangan Cloud Computing dan Information Management. Sebagai program studi yang unggul dalam inovasi dan riset, MTI Unas mengacu pada standar mutu nasional yang ditetapkan oleh BAN PT dan LAM Aptikom, serta mengikuti tren perkembangan teknologi yang mengacu pada pedoman ACM dan IEEE. Program ini tidak hanya menyediakan pendidikan yang berkualitas, tetapi juga memberikan kontribusi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada pemanfaatan teknologi informasi terbaru. Lulusan dari Prodi MTI Unas diharapkan mampu berperan aktif dalam perkembangan teknologi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Misi utama Prodi MTI Unas adalah menyelenggarakan pendidikan yang mendorong terciptanya lulusan yang beretika, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan di dunia industri teknologi informasi. Dengan menghasilkan produk-produk penelitian yang relevan, program studi MTI Unas memberikan kontribusi terhadap perkembangan dan pemanfaatan Cloud Computing dan Information Management di berbagai sektor industri. Program studi Magister Teknologi Informasi di Unas juga berfokus pada pengembangan kompetensi dosen untuk memastikan bahwa pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat selalu sesuai dengan standar keilmuan yang berkembang. Hal ini menciptakan suasana akademik yang inovatif, yang mendukung tumbuhnya ide-ide baru di dunia teknologi informasi.
Keunggulan Program Studi Magister Teknologi Informasi (MTI) di Unas terletak pada fokusnya terhadap Cloud Computing dan Information Management, dua bidang yang sangat relevan dan berkembang pesat dalam dunia teknologi informasi. Dengan pendekatan yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Prodi MTI Unas tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk berkarir di industri, tetapi juga mendorong inovasi yang berdampak positif di masyarakat. Dosen-dosen yang berkompeten di bidangnya, serta kolaborasi dengan industri dan perguruan tinggi lain, menjadikan Program Studi MTI Unas sebagai tempat yang ideal untuk mengembangkan keahlian dan kompetensi di bidang teknologi informasi, dengan visi untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing di pasar global.
Menjadi Program Studi yang Unggul di dalam inovasi dan riset pada bidang keilmuan Cloud Computing dan Information Management pada tahun 2025.
Program Magister Teknologi Informasi (MTI) Universitas Nasional memiliki visi utama yaitu Menjadi Program Studi yang Unggul pada Ranah Keilmuan Cloud Computing dan Information Management Dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Riset. Untuk mencapai tujuan tersebut, MTI Universitas Nasional memiliki misi yaitu menyelenggarakan pendidikan tinggi jenjang magister dengan standar mutu nasional BAN-PT dan mengikuti trend perkembangan TIK di tingkat internasional, menyelenggarakan penelitian di bidang teknologi informasi yang bermanfaat bagi perkembangan TIK di masyarakat, menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pemanfaatan hasil penelitian di bidang teknologi informasi, membangun kompetensi dosen yang menguasai bidang teknologi informasi sesuai standar nasional untuk menunjang pengembangan kurikulum program studi berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi, dan membangun budaya akademik dengan standar dan peraturan nasional perguruan tinggi yang mampu mengikuti perkembangan iptek di bidang teknologi informasi [8, 9].
1.
Menghadapi era society 5.0 yang strateginya mulai 2025, dimana sudah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang disebut SDGs (Sustainable Development Goals disingkat SDGs) yang diciptakan untuk meningkatkan tatanan kehidupan yang lebih baik dengan berfokus pada 17 target (cita-cita), yang mana pencapaian cita-cita bertopang pada teknologi ICT yang terintegrasi dengan semua sistem teknologi yang berbasis rekayasa dan kelistrikkan, yang telah dan sedang dilakukan pada masa revolusi 4.0 dan merupakan misi pembelajaran 3 tahun kedepan.
2.
Dimana pada era 5.0 semua teknologi yang terintegrasi tersebut telah dilakukan
DOKUMEN KURIKULUM PRODI TEKNOLOGI INFORMASI 15
dan kompatibel di setiap bidang, dan bertumpu pada pemanfaatan pada utilitas
teknologi ICT sampai bidang industri, masyarakat sosial, sehingga tercipta kehidupan jauh lebih baik khususnya dalam pencapaian 17 cita-cita atau goals yang mana dalam pencapaian itu dari teknologi ICT terdapat 32 sektor yang menjadi skala prioritas dunia, misi dan orientasi capaian pembelajaran MTI Universitas Nasional untuk dapat mengkaji pengembangan dan pemanfaatan teknologi kepada 32 sektor tersebut.
3.
Sistematika perumusan profil Lulusan hingga Capaian Pembelajaran Mata Kuliah adalah mengacu pada Kurikulum OBE (Outcome Based Education) yang telah dirumuskan oleh APTIKOM pada 2019. Keunikan dari Program MTI dibandingkan dengan program studi lain yang sejenis (Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Informatika) adalah menekankan pada aspek pengembangan metode komputasi secara inter atau multi-disiplin melalui kegiatan riset pada bidang Information Management dan Cloud Computing
| Profil Lulusan | Deskripsi Profil Lulusan |
|---|---|
| PL01 – Data Warehouse Director (kode okupasi 010801) | Kemampuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengelola solusi data warehouse yang efektif; keterampilan dalam pemrograman dan penggunaan alat ETL (Extract, Transform, Load); serta kemampuan dalam analisis data dan visualisasi. |
| PL-02 – Senior It Consultant (kode okupasi 160802) | Keterampilan yang diperlukan meliputi kemampuan untuk menganalisis kebutuhan bisnis, merancang solusi TI yang efisien, memberikan rekomendasi strategis, mengelola proyek kompleks, serta kemampuan komunikasi dan presentasi yang kuat |
| PL03 – Program Management Director (kode okupasi 080801) | Mengintegrasi pengetahuan tentang manajemen portofolio proyek, strategi bisnis, analisis risiko, dan metodologi manajemen proyek seperti Agile dan Waterfall. Keterampilan yang diperlukan meliputi kemampuan untuk merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengawasi program-program besar; keterampilan dalam manajemen sumber daya, komunikasi, negosiasi, dan pemecahan masalah; serta kemampuan untuk mengelola anggaran dan mengukur kinerja proyek. |
| PL 04 – Technical Services Vice President (kode okupasi 040801) | Mengintegrasikan pengetahuan tentang manajemen layanan teknis, strategi TI, pengembangan dan implementasi teknologi, serta manajemen hubungan dengan klien dan pemangku kepentingan. Keterampilan yang diperlukan meliputi kemampuan untuk merancang dan mengelola layanan teknis yang efektif, memimpin tim teknis, mengembangkan strategi untuk meningkatkan layanan dan efisiensi operasional, serta kemampuan dalam komunikasi dan negosiasi. |
Pada pendiriannya di tahun 2022, Program Studi Teknologi Informasi Universitas Nasional dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga ahli di bidang teknologi informasi yang semakin meningkat. Program studi mengadopsi kurikulum berbasis kompetensi untuk memastikan bahwa lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Kurikulum difokuskan pada bidang cloud computing dan information management, dengan mata kuliah berfokus pada kedua bidang tersebut. Tujuan utama dari kurikulum ini adalah untuk memberikan landasan kuat bagi para mahasiswa dalam memahami teknologi informasi secara umum. Program studi juga mulai menekankan pentingnya penelitian, dengan memperkenalkan mata kuliah yang berfokus pada metodologi penelitian dan seminar penelitian. Mahasiswa didorong untuk melakukan penelitian yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Selain itu, program studi terus memperkuat kolaborasi dengan industri melalui program magang, proyek kolaboratif, dan seminar bersama para praktisi industri. Selanjutnya Kurikulum Prodi Magister Teknologi Informasi dirumuskan dalam
DOKUMEN KURIKULUM PRODI TEKNOLOGI INFORMASI 10
bentuk Portofolio Kurikulum Berbasis Outcome (OBE) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Benchmarking proses penyusunan kurikulum Prodi Magister Teknologi Informasi dilakukan dengan mengacu pada dua institusi ilmu komputer yakni ACM (Association of Computer and Machinary) dengan standar Computing Curricula 2023 dan APTIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komputer). Portofolio menguraikan beberapa hal yakni Visi dan Misi Prodi, Profile Lulusan, Capaian Pembelajaran Lululusan, Body of Knowledge, Roadmap Pengembangan Riset Magister Teknologi Informasi, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah Metode Pembelajaran Blended Learning, Rencana Pembelajaran Semester, Rencana pengembangan kompetensi dosen, dan Rencana Pengembangan Laboratorium
| Kode | Bahan Kajian | Deskripsi Bahan Kajian |
|---|---|---|
| BK01 | Soft Skill | Menjelaskan bagaimana penyimpanan dan pengolahan data telah berubah dari waktu ke waktu. Menjelaskan bagaimana pertumbuhan internet dan permintaan informasi untuk pengguna di luar organisasi (pelanggan dan pemasok) berdampak pada penanganan dan pemrosesan data. Model database dan evolusinya. Kenali apa artinya jika TI didefinisikan sebagai “kecerdasan buatan”. Komunikasi efektif menekankan kemampuan mendengarkan dan menyampaikan ide dengan jelas. Kolaborasi menyoroti kerja sama dalam tim untuk mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan melibatkan menginspirasi dan memotivasi orang lain, khususnya dalam bidang teknologi informasi. |
| BK02 | Artificial Intelligence | Menjelaskan peran data, informasi, dan database dalam organisasi. Membandingkan informasi, data, basis data, sistem manajemen basis data, metadata, data mining, big data, data science, dan Artificial Intelligence. Menggambarkan kualitas, akurasi, dan ketepatan waktu data. Mekanisme pengolahan data dan implikasinya. Menjelaskan retensi data, termasuk kebutuhan retensi, pencadangan, dan keamanan. Menunjukkan istilah konseptual komputasi awan. Mengkategorikan berbagai jenis layanan dalam penyampaian layanan cloud. Membandingkan tanggung jawab penyedia layanan dan konsumen/pelanggan layanan cloud. Penjelasan undang-undang privasi yang terkait dengan komputasi awan. |
| BK03 | Data Management | Menyatakan bagaimana pertumbuhan internet dan tuntutan akan informasi telah mengubah penanganan data, pemrosesan data, dan analitik, serta mengarah pada pembuatan basis data dengan tujuan khusus. Merancang dan mengimplementasikan model berdasarkan aturan keilmuan yang sesuai untuk berbagai skenario. Evaluasi integritas data dan berikan contoh entitas serta integritas referensial. Analisis bagaimana fragmentasi, replikasi, dan alokasi data memengaruhi kinerja data. Prinsip arsitektur pengiriman layanan komputasi awan. |
| BK04 | Security | Membandingkan arsitektur cloud dengan outsourcing (yaitu, dihosting) dan model layanan bersama. Standar kontrol perubahan umum yang terkait dengan layanan cloud. Pengukuran kinerja layanan data dan pentingnya perjanjian tingkat layanan. Tantangan analitik big data di cloud. Membandingkan model cloud tunggal vs. beberapa cloud deployment, termasuk aspek penting untuk melindungi sistem cloud. Ini meliputi konsep dasar keamanan, seperti kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. |
| BK05 | Reserch | Menjelaskan metodologi dan teknik yang diperlukan untuk melakukan penelitian yang valid dan dapat diandalkan. Ini meliputi desain penelitian, yang mencakup perencanaan eksperimen dan survei untuk mengumpulkan data yang relevan. Analisis data melibatkan penggunaan alat statistik dan komputasi untuk menginterpretasikan hasil penelitian. Kajian literatur memastikan pemahaman tentang penelitian sebelumnya dan identifikasi celah yang ada. Etika penelitian menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan kepatuhan terhadap standar etis dalam pengumpulan dan pelaporan data. Publikasi dan komunikasi hasil penelitian adalah langkah terakhir, memastikan temuan dibagikan dengan komunitas ilmiah dan publik untuk kemajuan pengetahuan. |
| BK06 | Society, Ethics and Professionalism | Membandingkan perbedaan infrastruktur antara komputasi cloud publik, komputasi cloud pribadi, dan model hybrid. Menjelaskan bagaimana virtualisasi adalah prinsip pendorong di balik komputasi awan. Menggambarkan seberapa cepat elastisitas merupakan karakteristik infrastruktur komputasi awan. Ini meliputi pemahaman tentang dampak teknologi pada masyarakat, termasuk isu-isu privasi, keamanan, dan kesejahteraan. Etika profesional menekankan prinsip-prinsip moral dalam pengembangan dan implementasi teknologi, seperti keadilan, tanggung jawab, dan kejujuran. |

Ir. Asrul Sani, S.T., M.T, M.Kom., Ph.D.
Selamat datang di Program Studi Magister Teknologi Informasi (MTI) Universitas Nasional. Kami mengucapkan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan ini dan terima kasih kepada calon mahasiswa, mahasiswa aktif, serta seluruh tim pengelola yang telah berkontribusi dalam mendukung perjalanan program studi ini. Sebagai Ketua Program Studi, saya, Ir. Asrul Sani, S.T., M.T., M.Kom., Ph.D., merasa bangga dapat menyambut Anda semua untuk bergabung dalam lingkungan akademik yang penuh dengan inovasi dan perkembangan ilmu teknologi informasi. Harapan kami, mahasiswa yang bergabung di Prodi MTI Unas dapat mengembangkan kemampuan, keahlian, dan integritas yang tinggi, serta berperan aktif dalam mengimplementasikan Cloud Computing dan Information Management untuk kemajuan industri dan masyarakat. Kami percaya, dengan semangat belajar dan kolaborasi yang baik, Anda akan mampu meraih kesuksesan di dunia teknologi informasi dan memberikan kontribusi yang signifikan di tingkat nasional maupun internasional.
Senin s/d Jumat, 08.00 s/d 17.00 (Opsional sesuai Jadwal Perkuliahan)
Jl. Sawo Manila No.61, RT.14/RW.7, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
Gedung Utama Kampus Pejaten, Blok D Lantai 4, Jl. Sawo Manila No.61, RT.14/RW.7, Pejaten Bar., Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520