Jakarta, Universitas Nasional (UNAS) dan Universitas Siber Asia (UNSIA) menerima kunjungan akademik dari Yasuhito Nagase, mahasiswa program magister (S2) bidang Remote Sensing dari Chiba University, Jepang. Kunjungan ini berlangsung selama satu bulan, mulai 3 Agustus hingga 31 Agustus, dengan tujuan untuk melakukan kolaborasi riset dan kunjungan laboratorium bersama dosen dan peneliti di kedua universitas.
Selama berada di Indonesia, Yasuhito Nagase akan terlibat dalam penelitian berjudul “Development of a Multi-Frequency SAR Data Fusion Framework for High-Temporal-Resolution Ground Subsidence Monitoring Using Kalman Filtering and Machine Learning.” Penelitian ini berfokus pada pengembangan kerangka kerja fusi data SAR multi-frekuensi untuk pemantauan penurunan tanah dengan resolusi temporal tinggi menggunakan Kalman Filtering dan Machine Learning.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama akademik internasional, memperluas wawasan mahasiswa dan dosen, serta membuka peluang kolaborasi riset lebih lanjut antara Chiba University dengan UNAS dan UNSIA. Melalui kegiatan ini, civitas akademika kedua universitas juga berkesempatan untuk bertukar pengetahuan, teknologi, dan pengalaman di bidang remote sensing.
Pihak universitas menyambut hangat kedatangan Yasuhito Nagase dan berharap kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal menuju sinergi yang berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia akademik.

