Kegiatan International PKM to the Guidance Center for Children of Indonesian Migrant Workers menjadi wujud kontribusi akademik dalam mendukung akses pembelajaran dan pendampingan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia di luar negeri. Program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dirancang untuk menghadirkan kegiatan edukatif yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membangun rasa percaya diri, motivasi belajar, serta semangat kebersamaan melalui interaksi yang hangat dan partisipatif.
Melalui pelaksanaan PKM internasional ini, tim pelaksana melakukan kunjungan, pendampingan, serta kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan anak-anak di pusat bimbingan. Suasana kegiatan terlihat akrab dan penuh antusias, tercermin dari keterlibatan aktif peserta dalam sesi-sesi interaktif, diskusi ringan, permainan edukatif, hingga momen berbagi pengalaman yang mendorong anak-anak lebih berani mengekspresikan diri. Pendekatan yang digunakan menekankan pembelajaran yang menyenangkan (joyful learning), sehingga materi dapat diterima dengan lebih mudah dan kegiatan tetap terasa menarik bagi anak-anak dengan latar usia dan kemampuan yang beragam.
Secara umum, program ini juga menjadi ruang kolaborasi antara civitas akademika, relawan, dan pihak pengelola pusat bimbingan dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif. Selain penguatan akademik dasar, kegiatan PKM turut diarahkan untuk menumbuhkan karakter positif, seperti disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan etika pergaulan. Nilai-nilai tersebut penting sebagai bekal anak-anak untuk menghadapi tantangan pendidikan, sekaligus membangun mental yang tangguh dalam situasi sosial yang dinamis.
Kegiatan International PKM ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan, tidak hanya bagi anak-anak sebagai penerima manfaat, tetapi juga bagi tim pelaksana sebagai bagian dari proses pembelajaran sosial dan penguatan empati. Ke depan, program serupa dapat dikembangkan melalui pendampingan rutin, penyusunan modul pembelajaran sederhana, kelas motivasi, serta penguatan literasi dan numerasi sesuai kebutuhan di lapangan. Dengan demikian, PKM internasional ini menjadi langkah nyata dalam memperluas jangkauan pengabdian sekaligus mendukung akses pendidikan yang lebih inklusif bagi anak-anak pekerja migran Indonesia.
Bagikan :


