
Sesi utama diisi oleh pemaparan dari Kepala Pengembangan Kurikulum (BPK) UNAS, Dr. Heni Yusuf, S.Kom., M.Kom., yang mengangkat topik Inovasi dalam Penilaian dan Evaluasi Pendidikan. Dalam paparannya, Heni menekankan bahwa penilaian dalam pendidikan tidak hanya bersifat sumatif, tetapi harus pula formatif, diagnostik, dan mendukung pembelajaran bermakna.
“Asesmen bukan sekadar pengukuran hasil belajar, tetapi bagian integral dari proses pembelajaran itu sendiri. Penilaian yang bermutu harus mampu mendorong keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, serta refleksi diri peserta didik,” terangnya.
Heni juga menggarisbawahi bahwa tujuan pembelajaran yang baik harus mencerminkan capaian esensial yang bisa diuji melalui asesmen berbagai bentuk, seperti:
• Pengetahuan faktual
• Pemahaman konseptual
• Keterampilan prosedural
• Penalaran kritis
• Komunikasi dan kolaborasi
Dalam konteks kurikulum, Heni menekankan bahwa kurikulum adalah hasil dari proses transformasi pendidikan yang dipengaruhi oleh:
• Kebijakan politik nasional
• Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
• Tuntutan masyarakat
• Ideologi bangsa
• Faktor historis dan sosiologis
• Psikologi peserta didik
Lebih lanjut, ia memaparkan prinsip-prinsip penilaian yang berkualitas, yaitu: valid, reliabel, objektif, transparan, adil, akuntabel, dan edukatif. Prinsip-prinsip ini harus menjadi landasan dalam merancang asesmen yang mendorong pembelajaran aktif dan bermakna.
Peluang Kolaborasi dan Dukungan Berkelanjutan dari UNAS
Setelah sesi pemaparan utama, acara dilanjutkan dengan presentasi profil fakultas dari Dr. Siti Tuti Alawiyah (Ketua Program Studi Sastra Inggris), Dr. Ir. Andrianingsih, S.Kom., M.M.S.I. (Ketua Program Studi Sistem Informasi), serta Ir. Ajat Sudrajat, M.T., Ph.D. (Dosen Fakultas Teknik dan Sains). Ketiganya memperkenalkan program-program akademik serta potensi kerja sama yang bisa dijalin, seperti:
• Kunjungan kampus dan kelas inspirasi
• Pelatihan vokasional untuk siswa SMK
• Program bimbingan karier dan persiapan masuk perguruan tinggi
Komitmen Kolaboratif
Menutup rangkaian kegiatan, Manajer UPT MPR UNAS, Marsudi, S.P., M.M., menegaskan bahwa seminar ini bukan kegiatan satu kali, melainkan langkah awal menuju kerja sama jangka panjang antara UNAS dan satuan pendidikan menengah khususnya di Jakarta Selatan.
“Kami siap menjadi mitra strategis bagi sekolah-sekolah menengah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kapasitas siswa. UNAS memiliki sumber daya unggul di berbagai bidang, mulai dari politik, hukum, komunikasi, teknik, biologi, pertanian, ekonomi, hingga kesehatan,” tegasnya.
Marsudi berharap, setelah kegiatan ini akan terjalin kerja sama lanjutan dalam bentuk pelatihan guru, penyuluhan karier siswa, serta pengembangan program pendidikan vokasional.
Bagikan :


